Heroin?? Rasa Senang Singkat.. Dampak Buruk Berkepanjangan…

Cynthia Listiyani Santoso        (088114045)

Natalia Windari Rahardjo       (088114052)

Jefta Willy Setyadi                     (088114080)

Hendry Budianto                        (088114094)

Franky Limawan                         (088114097)

Orang yang menggunakan heroin akan merasa senang luar biasa (euphoria). Tetapi apakah sepadan dengan banyaknya efek buruk yang ditimbulkan??? Berikut ini akan dijelaskan berbagai efek yang ditimbulkan dari penggunaan heroin. Mestinya orang yang berakal sehat akan berpikir dua kali sebelum menggunaknnya. Silahkan membaca dan semoga bermanfaat….

Apa itu heroin?

Heroin (diacetylmorphine) adalah obat ilegal yang sangat adiktif dan penggunaannya merupakan masalah serius di Amerika. Heroin adalah golongan opiat yang paling banyak disalahgunakan dan paling adiktif. Heroin diproses dari morfin, suatu zat alami yang diekstrak dari biji varietas tanaman poppy tertentu. Heroin murni adalah bubuk putih dengan rasa pahit. Kebanyakan heroin dijual sebagai bubuk putih atau kecoklatan dan biasanya “dicampur” dengan obat lain atau dengan zat seperti gula, tepung, susu bubuk, atau kina. Heroin juga dapat dicampur dengan strychnine atau racun lainnya. Karena pelaku penyalahguna heroin tidak tahu kekuatan sebenarnya dari obat tersebut atau komposisi yang sebenarnya, mereka beresiko mengalami  overdosis atau kematian. Bentuk lain dari heroin yang dikenal sebagai “tar hitam” mungkin lengket seperti tar batubara seperti  atap atau keras, dan warnanya dapat bervariasi dari coklat tua sampai hitam. Nama umum untuk heroin yaitu Smack, H, Skag, Junk, Brown gula, Kuda, Lumpur dan tar Black.

Struktur heroin (diacetylmorphine)

Bagaimana heroin dugunakan ??

Heroin dapat digunakan dalam berbagai cara, tergantung pada keinginan pengguna dan kemurnian obatnya. Heroin dapat diinjeksikan dalam pembuluh vena, otot, diasapkan dengan menggunakan pipa, dicampur dengan marijuana atau rokok, asapnya dihirup melalui pipa panjang, atau dihirup dalam bentuk bubuk memalui hidung.

Apa efek singkat yang ditimbulkan??

Efek singkat heroin segera timbul setelah pemakaian dan akan hilang dalam beberapa jam. Setelah injeksi heroin, pemakai merasakan euphoria yang disertai rasa hangat di kulit, mulut kering, dan susah menggerakkan tangan dan kaki. Pemakai juga merasakan keadaan antara sadar dan mengantuk sehingga fungsi mental terganggu karena depresi susunan saraf pusat. Efek lain yang terjadi adalah suara lirih bila berbicara, cara jalan lambat, pupil menyempit, kelopak mata turun, sulit melihat pad amalam hari, muntah, dan konstipasi.

Efek Berlanjut yang timbul?

Efek lanjut dari pemakaian heroin timbul setelah pemakaian berulang dalam jangaka waktu tertentu. Efek kronis dapat berupa rusaknya pembuluh darah, infeksi pada pembuluh dan katup jantung, abses, selulit, dan penyakit liver. Komplikasi pada paru-paru dapat berupa berbagai macam pneumonia, dapat terjadi karena buruknya kesehatan penyalahguna, dan juga karena efek depresi saluran pernafasan. Selain efek dari heroin, pengawet yang digunakan dapat berupa zat yang tidak seluruhnya larut sehingga dapat menyumbat pembuluh darah paru-paru, liver, ginjal, dan otak. Hal ini dapat menyebabkan infeksi atau kematian sel pada organ vital. Dengan penggunaan yang dibiasakan, tubuh akan mentoleransi heroin. Hal ini berarti penyalahguna harus memakai lebih banyak heroin untuk mendapatkan efek dengan intensitas yang sama.

Pada dosis yang lebih tinggi dan digunakan dalam waktu yang lama, ketergantungan fisik dan mental mulai terjadi. Dengan ketergantungan ini, tubuh telah beradaptasi dengan adanya obat dan gejala sakauw mulai terjadi bila pemakaian dihentikan atau ditunda. Gejala sakauw yang timbul dalam beberapa jam setelah pemakaian terkahir berupa rasa sulit tidur, nyeri otot dan tulang, insomnia, diare dan muntah, keringat dingin, dan kejang kaki (menendang). Gejala sakauw memuncak antara 48 sampai 72 jam setelah dosis pemakaian terakhir dan biasanya mereda sekitar 1 minggu.

Pengobatan ketergantungan Heroin

Ada berbagai pilihan pengobatan untuk kecanduan heroin, termasuk obat-obatan serta terapi perilaku. Methadone, obat opiat sintetis yang menghalangi efek heroin selama sekitar 24 jam, terbukti sukses ketika ditetapkan pada tingkat dosis yang cukup tinggi bagi orang-orang kecanduan heroin. LAAM, juga merupakan obat opiat sintetik untuk mengobati kecanduan heroin, dapat menghalangi efek heroin sampai 72 jam. Obat lain yang dapat digunakan adalah naloxsone, yang digunakan untuk mengobati kasus overdosis, dan naltrexone, keduanya menghambat efek morfin, heroin, dan opiat lainnya. Beberapa obat lain untuk digunakan dalam program pengobatan heroin juga sedang dipelajari.

External Links:

http://www.drugfree.org/Portal/drug_guide/Heroin

http://www.nida.nih.gov/PDF/RRHeroin.pdf

http://www.nida.nih.gov/ResearchReports/Heroin/Heroin.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Heroin

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s