Tag Archives: kontrasepsi pil mini

Kontrasepsi Oral Tipe Minipil Kontrasepsi Oral Tipe Minipil

progestibJuwita Evitaphani (068114110)

Anthonius Ade P. P (068114132)

APAKAH KONTRASEPSI ITU…

Kontrasepsi memiliki peranan dalam setiap fase reproduksi, yaitu untuk menunda kehamilan atau menjarangkan kehamilan. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai cara dapat dilakukan, antara lain penggunaan pil KB/ kontrasepsi oral, suntikan atau intravaginal, penggunaan alat dalam saluran reproduksi (kondom, alat kontrasepsi dalam rahim/implan), operasi (tubektomi, vasektomi) atau dengan obat topikal intravaginal yang bersifat spermisid. Dari sekian banyak cara tersebut, penggunaan obat oral termasuk cara yang paling banyak digunakan karena sudah lama dikenal dan efektivitasnya sebagai kontrasepsi cukup tinggi.
KONTRASEPSI ORAL?
Pil adalah obat pencegah kehamilan yang diminum secara oral. Sedangkan jika minipil, cenderung berisi derivat progestin.Pil diperuntukkan bagi wanita yang tidak hamil dan menginginkan cara pencegah kehamilan sementara yang paling efektif bila diminum secara teratur. Minum pil dapat dimulai segera sesudah terjadinya keguguran, setelah menstruasi, atau pada masa post-partum bagi para ibu yang tidak menyusui bayinya. Jika seorang ibu ingin menyusui, maka hendaknya penggunaan pil ditunda sampai 6 bulan sesudah kelahiran anak (atau selama masih menyusui) dan disarankan menggunakan cara pencegah kehamilan yang lain. Pil dapat digunakan untuk menghindari kehamilan pertama atau menjarangkan waktu kehamilan-kehamilan berikutnya sesuai dengan keinginan wanita. Berdasarkan atas bukti-bukti yang ada dewasa ini, pil itu dapat diminum secara aman selama bertahun-tahun. Tetapi, bagi wanita-wanita yang telah mempunyai anak yang cukup dan pasti tidak lagi menginginkan kehamilan selanjutnya, cara-cara jangka panjang lainnya seperti spiral atau sterilisasi, hendaknya juga dipertimbangkan. Akan tetapi, ada pula keuntungan bagi penggunaan jangka panjang pil pencegah kehamilan. Misalnya, beberapa wanita tertentu merasa dirinya secara fisik lebih baik dengan menggunakan pil daripada tidak. Atau mungkin menginginkan perlindungan yang paling efektif terhadap kemungkinan hamil tanpa pembedahan. Kondisi-kondisi ini merupakan alasan-alasan yang paling baik untuk menggunakan pil itu secara jangka panjang. Macam – macam pil ini adalah :
• Pil Kontrasepsi Oral Tipe Kombinasi
• Pil Kontrasepsi Oral Tipe Sekuensial
• Pil Kontrasepsi Oral Tipe Pil Mini
• Pil Kontrasepsi Oral Tipe Pil Pascasanggama (Morning After Pill)

Penggunaan Pil Kontrasepsi Oral Tipe Pil Mini


Hanya berisi derivat progestin, dosisnya kecil, terdiri dari 21-22 pil. Cara pemakaiannya sama dengan cara tipe kombinasi, untuk pengunaan satu siklus. Pil kontrasepsi oral pertama mulai diminum pada hari pertama perdarahan haid, selanjutnya setiap pil 1 hari 1 pil selama 21-22 hari. Umumnya setelah 2-3 hari sesudah pil kontrasepsi oral terakhir diminum, akan timbul perdarahan haid, yang sebenarnya merupakan perdarahan putus obat. Penggunaan pada siklus selanjutnya, sama seperti siklus sebelumnya, yaitu pil pertama ditelan pada hari pertama perdarahan haid.
Contoh sediaan minipil berisi progestin adalah :
Linestrenol 500mg (Exluton) dan Desogestrel 75 mcg (Cerazette)
EFEKTIVITAS MINIPIL PROGESTIN

Sangat efektif (98,5%), penggunaannya jangan sampai lupa dan jangan sampai terjadi gangguan gastrointestinal (muntah, diare) karena karena kemungkinan dapat terjadi kehamilan sangat besar. Penggunaan obat mukolitik asetilsistein bersama dengan minipil karena dapat meningkatkan penetrasi sperma sehingga kemampuan pil dapat terganggu.

APA ITU PROGESTIN ???
Progestin merupakan hormon yang secara alami terutama diproduksi oleh corpus luteum dan plasenta yang berperan dalam reproduksi dengan mempersiapkan endometrium untuk implantasi telur dan membantu perkembangan serta berfungsinya kelenjar mammary . Di samping efeek progestionalnya , progestinsintetik tertentu memiliki efek anabolik,androgenik atau estrogenik(biasanya lemah). Progesteron merupakan progestin alam yang paling banyak selain efeknya sebagai hormon juga berfungsi sebagai prazat untuk produksi berbagai androgen,kortikosteroid dan estrogen secara endogen.

CARA KERJA KONTRASEPSI ORAL JENIS MINIPIL PROGESTIN
Cara kerja pil tersebut adalah dengan menekan sekresi gonadotropin dan sintesis steroid seks di ovarium tetapi tidak begitu kuat, terjadinya transformasi lebih awal pada endometrium sehingga implantasi lebih sulit, mengentalkan lendir serviks sehingga menghambat penetrasi sperma, serta mengubah motilitas tuba sehingga transportasi sperma terganggu.
EFEK SAMPING PROGESTIN
Efek sampingnya adalah obstipasi, rasa letih, nyeri kepala, reaksi kulit alergis dan melasma, varices dan kejang tungkai, juga depresi. Di samping itu zat ini juga dapat menyebabkan perdarahan antara di minggu – minggu pertama, hipomenorroea dan amenorroea, libido berkurang dan gangguan pembuluh, serta kolerterol HDL diturunkan.
KONTRAINDIKASI MINIPIL PROGESTIN
Dengan fungsi utama untuk mencegah kehamilan (karena menghambat ovulasi), kontrasepsi juga biasa digunakan untuk mengatasi ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh. Namun sama halnya dengan pemakaian obat secara oral lainnya, harus diperhatikan juga beberapa faktor dalam pemakaian semua jenis obat yang bersifat hormonal, yaitu:
Kontraindikasi mutlak: (sama sekali tidak boleh diberikan):kehamilan, gejala thromboemboli, kelainan pembuluh darah otak, gangguan fungsi hati atau tumor dalam rahim.
Kontraindikasi relatif (boleh diberikan dengan pengawasan intensif oleh dokter): penyakit kencing manis (DM), hipertensi, pendarahan vagina berat, penyakit ginjal dan jantung.
PIL KONTRASEPSI ORAL YANG BIASA DIGUNAKAN
Umumnya pil kontrasepsi oral di pasaran terdiri dari 28 pil kontrasepsi, biasanya 7 diantaranya berisi plasebo (zat netral). Hal ini dilakukan untuk mendisiplinkan pemakaian pil kontrasepsi oral. Pil kontrasepsi oral selain untuk mencegah kehamilan juga untuk mengatur haid agar teratur. Tetapi ada juga pil kontrasepsi oral yang menggunakan bahan yang tidak menimbulkan efek samping berat badan naik dan menyebabkan tulang keropos. Produk tertentu pil kontrasepsi oral juga ada yang menjanjikan kehalusan kulit pada pemakainya.
TUJUAN TERAPI
Tujuan terapi dari pil kontrasepsi ini ialah untuk mencegah kehamilan dan juga untuk mengatur haid agar teratur. Pil dapat digunakan untuk menghindari kehamilan pertama atau menjarangkan waktu kehamilan-kehamilan berikutnya sesuai dengan keinginan wanita. Berdasarkan atas bukti-bukti yang ada dewasa ini, pil itu dapat diminum secara aman selama bertahun-tahun.
Saran : Dalam memilih kontrasepsi apa yang akan cocok untuk anda, sebaiknya anda mengetahui keuntungan dan kelemahan dari masing-masing metode yang ada, dan berdiskusilah dengan pasangan anda karena yang terpenting adalah anda dan pasangan merasa aman dan nyaman dengan pilihan kontrasepsi yang digunakan.
Bila anda masih ragu jangan pernah malu untuk bertanya dan berkonsultasi dengan dokter anda untuk memilih jenis metode kontrasepsi apa yang terbaik untuk anda.

Sumber:

http://www.medicastore.com

http://www.gealgeol.com/2008/09/19/kontrasepsi-darurat-,-apa-dan-untuk-siapa?.html

http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/05PemanfaatanHormondalamKontrasepsi112.pdf

http://mommygadget.com/category/kontrasepsi/

http://mommygadget.com/2008/07/01/mengenal-jenis-jenis-pil-kontrasepsi/

Raharja, Kirana, 2007, Obat – Obat Penting, edisi keenam, PT Elex Media Komputindo, Jakarta
Saifuddin, Abdul Bari, 2006, Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, edisi 2, Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta