Dipersembahkan oleh:

Margarita Krishna Setiawati (058114062), Maria Corazon Sonia M (058114065), Christina Probolini (058114076)

STRATEGI JERATAN

maut ROKOK

Seringkali kita mendengar bahwa rokok tembakau menyebabkan orang menjadi kecanduan sehingga mereka akan terus mencari-cari barang kecil yang sebenarnya sama sekali tidak menarik ini. Bahkan banyak orang mengatakan bahwa hidup tanpa rokok seperti sayur tanpa garam. Seperti dihipnotis, mereka tidak lagi menghiraukan bahwa lebih dari 4000 jenis racun yang terkandung di dalamnya yang dapat menyebabkan berbagai risiko seperti penyakit jantung dan penyakit ganggguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker esofagus, bronkitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Lalu sebenarnya apakah yang menyebabkan mereka menjadi sangat sulit menghentikan kebiasaan merokok ini?

Pertanyaan ini akan kita ulas bersama-sama. Ternyata rokok tembakau mempunyai strategi khusus untuk menjerat mangsanya. Caranya adalah dengan melepaskan utusan utama yang disebut NIKOTIN.

Apakah itu nikotin?

NIKOTIN adalah suatu senyawa alkaloid yang terdapat dalam tanaman tambakau. Nikotin berbentuk cairan tidak berwarna, merupakan basa yang mudah menguap. Nikotin berubah warna menjadi coklat dan berbau mirip tembakau setelah bersentuhan dengan udara; kadarnya dalam tembakau antara 1-2%.

Apakah pengaruh nikotin bagi manusia?

v Pengaruh positif:

Secara perilaku, efek stimulasi dari nikotin menyebabkan peningkatan perhatian, belajar, waktu reaksi, dan kemampuan untuk memecahkan masalah. Menghisap rokok juga dapat meningkatkan mood, menurunkan ketegangan, menghilangkan kecemasan dan perasaan depresif. Selain itu nikotin juga dapat berfungsi sebagai antipsikotik, analgesik, dan neuroproteksi. Pemaparan nikotin dalam jangka pendek meningkatkan aliran darah serebral tanpa mengubah metabolisme oksigen serebral.

v Pengaruh negatif:

Nikotin mendorong terjadinya adhesi platelet yang diasosiasikan dengan penyakit kardiovaskuler dan hipertensi. Nikotin juga mempunyai aktivitas biologi yang poten yang akan meningkatkan epinefrin dalam darah, menambah denyut jantung dan menginduksi vasokonstriksi perifer. Selain itu nikotin juga menyebabkan gangguan pernapasan, gangguan pencernaan, dan dapat menyebabkan muntah.

Berapa dosis nikotin yang dapat menyebabkan ketergantungan?

Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa menimbulkan ketagihan. Nikotin adalah zat kimia yang sangat toksik. Dosis 60 mg pada orang dewasa dapat mematikan, karena paralisis (kegagalan) pernafasan.

Bagaimana mekanisme kerjanya?

Ketika kita menghisap tembakau, saat itu juga zat nikotin yang terkandung di dalamnya meresap ke dalam paru-paru yang kemudian langsung masuk ke dalam aliran darah untuk seterusnya disirkulasikan menuju otak. Semua ini terjadi dalam waktu yang sangat cepat, bahkan waktu yang ditempuh nikotin untuk mencapai otak tidak lebih dari 8 detik setelah tembakau terhisap. Bukan hanya lewat paru-paru saja nikotin bisa masuk ke dalam aliran darah. Nikotin juga bisa mencapai aliran darah melalui membran sel yang terdapat di mulut, di hidung atau bahkan lewat sel kulit.

Molekul nikotin juga berbentuk serupa dengan bentuk neurotransmiter dalam tubuh manusia yang bernama asetilkholin. Asetilkholin dengan reseptornya bereaksi dalam berbagai fungsi, diantaranya dalam molekul yang mengatur pergerakan tubuh, pernapasan, denyut jantung, dan memori. Pasangan ini juga berperan dalam pelepasan neurotransmiter lainnya dan sel hormon yang berefek pada perasaan hati, selera makan, memori dan banyak lagi yang lainnya. Pada waktu berada di otak, molekul nikotin ini langsung menyatu dengan reseptor dan bertindak seperti layaknya sebuah asetilkholin.

Nikotin juga bereaksi di bagian otak yang mengatur pembentukan perasaan nyaman dan dihargai. Hal ini disebabkan karena perjalanannya di otak, ternyata nikotin akan bereaksi di bagian otak menempel pada reseptor otak yang bernama α 4 β 2, sehingga merangsang pelepasan neurotransmiter dan melepaskan dopamin yang memberikan efek fisiologis seperti rasa nikmat, tenang, dan menciptakan perasaan nyaman dan dihargai pada manusia.

Bagaimana nikotin dapat menyebabkan kecanduan?

Kenikmatan yang dirasakan dari setiap batang rokok hanyalah sementara. Perokok kemudian akan menyalakan sebatang lagi dan tidak lama kemudian, akan menjadi ketagihan kepada nikotin. Secara perlahan nikotin akan mengakibatkan perubahan pada sel-sel otak perokok yang menyebabkan seorang perokok merasa perlu untuk merokok lebih banyak untuk mengatasi gejala-gejala ketagihan. Saat seorang perokok tidak merokok kadar dopamin lama kelamaan akan berkurang, sehingga badan merasa tidak enak, tidak bisa konsentrasi, cemas, lalu mereka akan mencari rokok lagi untuk dihisap.

Ketergantungan ini dipersepsikan sebagai kenikmatan yang memberikan kepuasan psikologis. Gejala ini dapat dijelaskan dari konsep tobacco dependency (ketergantungan rokok), artinya perilaku merokok adalah perilaku yang menyenangkan dan bergeser menjadi aktivitas yang bersifat obsesif. Hal ini disebabkan oleh sifat nikotin yang adiktif, jika dihentikan secara tiba-tiba akan menimbulkan stress. Secara manusiawi orang cenderung untuk menghindari ketidakseimbangan dan lebih senang mempertahankan apa yang selama ini dirasakan sebagai kenikmatan sehingga dapat dipahami jika para perokok sulit untuk berhenti merokok.

Kontroversial mengenai kejahatan rokok!

Sebenarnya nikotin tidak betah tinggal dalam tubuh manusia. Waktu paruh (t1/2) nikotin dalam tubuh manusia berkisar antara 20-40 menit.
Jika orang merokok satu batang rokok filter, kadar nikotin yang terserap dalam darah sebanyak 40 pph. Dan, setelah 30 menit setelah menghisap rokok, kadar nikotin dalam darah berkurang separonya menjadi 20 pph. Setelah 30 menit lagi, tinggal 10 pph dan seterusnya. Dalam 2-3 jam, nikotin sudah bersih dari dalam darah.

Setelah mengetahui pengaruh yang ditimbulkan nikotin pada rokok baik pengaruh negatif ataupun pengaruh positifnya, kita dapat memutuskan untuk memilih untuk mengatakan ” SAY YES TO SMOKE atau SAY NO TO SMOKE”. Apapun alasannya, keputusan ada di tangan anda!!

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2008, http://boss142.blogspot.com/2008/01/agar-merokok-tetap-sehat.html, diakses pada tanggal 5 Mei 2008

Anonim, 2004, http://64.203.71.11/ver1/Kesehatan/0710/04/164724.htm, diakses pada tanggal 8 Mei 2008

Anonim, 2007, http://jika ingin bunuh diri, jangan bunuh orang lain.htm, diakses pada tanggal 1 Mei 2008

Anonim, 2008, http://www.wikipedia.com., diakses pada tanggal 12 Mei 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s