Farmakokinetika Klinik Cefepime,Cefalosprorin Generasi keempat

Maret 2009
Oleh : Ricky Hidayat (068114123)
Felix Manuel (068114136)
Jeffry Ben Martin (068114158)
Cefepime merupakan antibiotik dari kelas beta-lactam. Cefepime merupakan generasi keempat dari cephalosporin dan merupakan suatu molekul zwitter ion. Kebanyakan turunan semisintetik dan strukturnya berhubungan dengan analog rumus bangunnya yang telah diidentifikasi sebagai dasar molekul cephalosporin (7-aminocephalosporanic acid), yang terdiri dari suatu cincin hexagonal (dihydrothiaziolidine) yang dipadukan ke dalam cincin betalactam. Molekul dasar ini adalah sebagai inti cephem. Penggantian pada posisi 3 dan 7 telah dibuat untuk meningkatkan spektrum antimikrobial dan sifat farmakokinetik dari cephalosporins.
Cefepime mirip generasi ketiga aminothiazole cephalosporins di mana di dalamnya mempunyai suatu gugus aminothiazolyl-methoxyimino pada posisi 7 inti cephem. Gugus ini akan mempengaruhi stabilitas dari beta-lactamase dan peningkatan aktivitas terhadap gram-negatif. Zwitter ion merupakan suatu ion dipolar yang tidak mempunyai muatan. Sebagai zwitter ion, cefepime mempunyai suatu muatan negatif pada posisi 4 pada inti cephalosporin dan suatu substituen yang mengandung nitrogen kuartener (muatan positif) pada posisi 3 dari inti cephem. Hal ini dikenal sebagai bullet-shaped. Konfigurasi tertentu zwitter ion ini bertanggung jawab untuk penetrasi yang cepat dari cefepime melalui membran luar bakteri gram negatif dan sebagai salah satu kunci dari potensi antibakterialnya. Hal ini dibuktikan dari terjadinya penetrasi sel yang cepat, disebabkan dari efek penolakan anion tertentu pada periplasma namun tidak terjadi pada campuran ion dipolar ini.
Modifikasi pada struktur inti cephem untuk menghasilkan cefepime menciptakan suatu antibiotik dengan suatu spektrum antimikrobial yang seimbang dan luas serta merupakan suatu potensi yang berharga untuk perawatan infeksi, baik oleh bakteri gram positif maupun gram negatif.

Struktur Cefepime
<img src=”Cefepime” alt=”Cepefime” />
(6R,7R,Z)-7-(2-(2-aminothiazol-4-yl)-2-(methoxyimino)acetamido)-3-((1-methylpyrrolidinium-1-yl)methyl)-8-oxo-5-thia-1-aza-bicyclo[4.2.0]oct-2-ene-2-carboxylate
Rumus molekul C19H24N6O5S2
BM : 480.56 g/mol
<img src=”Cefalosporine” alt=”Cefalosporine” />
Struktur umum golongan cefalosporin
Farmakodinamik
Cefepime telah terbukti kemampuan bakterisidalnya melalui analisis time-kill (killing-curves) dan penentuan minimum bactericidal concentrations (MBC) pada berbagai jenis bakteri. Rasio MBC/MIC cefepime adalah < 2 untuk lebih dari 80% dari seluruh isolat spesies gram positif dan gram negatif yang diuji. Cefepime juga sinergis dengan aminoglikosida secara in vitro, terutama pada isolat Pseudomonas aeruginosa. Berikut ini beberapa strain organisme yang sensitif terhadap cefepime:
Aerob Gram-positif:
· Staphylococcus aureus (termasuk strain penghasil beta-laktamase)
· Staphylococcus epidermidis (termasuk strain penghasil beta-laktamase)
· Staphylococci yang lain termasuk S. hominis, S.saprophyticus
· Streptococcus pyogenes (Group A streptococci)
· Streptococcus agalactiae (Group B streptococci)
· Streptococcus pneumoniae (termasuk intermediate penicillin resistant strains dengan IC penicillin 0,1 sampai 1 mcg/ml)
· b-hemolytic streptococci lain (Group C. G, F), S. bovis (Group D), Viridans streptococci.
Aerob Gram-negatif:
· Acinetobacter calcoaceticus (subsp. anitratus. Iwoffi)
· Citrobacter spp. termasuk C. diversus, C. treundii
· Enterobacter spp. termasuk E. cloacae, E. aerogenes
· Escherichia coli
· Haemophilus influenzae (termasuk strain penghasil beta-laktamase)
· Klebsiella spp. termasuk K. pneumoniae, K oxytoca, K. ozaenae
· Morganella morganii
· Moraxella catarrhalis (Branhamella catarrhalis) termasuk strain penghasil beta-laktamase
· Neisseria meningitidis
· Providencia spp., termasuk P. rettgeri. P. stuartii
· Pseudomonas spp., termasuk P. aeruginosa, P. putida, P. stutzeri
· Salmonella spp.
· Serratia termasuk S marcescens
· Shigella spp.
Farmakokinetik
Dari sisi farmakokinetik, konsentrasi cefepime terdistribusi luas pada berbagai jaringan & cairan tubuh yang spesifik sehingga ideal sebagai pilihan terapi empiris berbagai kasus infeksi seperti terlihat pada tabel berikut.

Tabel konsentrasi rata-rata cefepime di dalam berbagai jaringan (mcg/g) dan cairan tubuh (mcg/ml) pada lakilaki dewasa normal
<img src=”Tabel” alt=”Tabel” />
Berdasarkan luasnya spektrum bakteri dan distribusi cefepime pada berbagai jaringan dan cairan tubuh maka cefepime dapat diindikasikan pada kasus:
· Septikemia
· Pengobatan empiris pada pasien febrile neutropenia
· Infeksi saluran pernapasan bawah: pneumonia dan bronkopneumonia
· Infeksi saluran kemih bagian atas (pyelonephritis) dan bawah dengan komplikasi
· Infeksi intraabdominal: peritonitis dan infeksi saluran empedu
Dosis :
Dewasa 1 gram I.M / I.V tiap 12 jam
Infeksi saluran kemih ringan sampai sedang 500mg-1g I.M / I.V tiap 12 jam
Infeksi ringan sampai sedang selain infeksi saluran kemih 1g I.M / I.V tiap 12 jam
Infeksi berat 2g I.V tiap 12 jam
Infeksi sangat berat sampai mengancam jiwa 2g I.V tiap 8 jam

Beberapa nilai Farmakokinetik Cefepime adalah sebagai berikut :
Bioavailabilitas : 100% (IM)
Metabolisme : Hepatik 15%
Waktu Paruh : 2 hours
Ekskresi : Renal 70–99%

Daftar pustaka
http://www.dexa-medica.com/images/publication_upload070604306550001180931354dexa%20media%20edisi%20april%20-%20jun%202007.pdf
http://en.wikipedia.org/wiki/Cefepime
http://en.wikipedia.org/wiki/File:Cephalosporin_core_structure.svg
Maret 2009
Oleh : Ricky Hidayat (068114123)
Felix Manuel (068114136)
Jeffry Ben Martin (068114158)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s