Minum obat kok ga sembuh-sembuh???

Obat merupakan sesuatu yang umumnya dikonsumsi saat seseorang sakit. Mungkin ada beberapa orang yang sering mengeluh karena sudah minum obat cukup lama tapi tidak kunjung sembuh. Kita tidak dapat mengatakan obatnya tidak manjur tetapi ada baiknya kita melihat apakah cara minum obatnya sudah benar atau belum.
Peristiwa yang terkait dengan cara pemberian obat adalah peristiwa absorpsi. Absorpsi adalah proses penyerapan obat dari tempat pemberian menembus membran biologis hingga mencapai sirkulasi sistemik sehingga dapat menyebabkan efek. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi proses absorpsi tersebut, salah satunya adalah dengan apa obat tersebut diminum.
Ada beberapa orang atau banyak orang umumnya meminum obat dengan segala macam minuman yang sedang ada di hadapannya. Ada yang meminumnya dengan teh (seperti iklan : apapun obatnya minumannya teh botol SOSRO), ada pula yang meminum dengan jus, susu, kopi, sirup dan sebagainya. Padahal ada beberapa obat yang sebaiknya minum obat dengan menggunakan air putih. Hal ini dikarenakan air putih lebih bersifat netral dan tidak bereaksi dengan obat seperti jenis-jenis minuman yang disebutkan di atas. Namun banyak kasus ditemukan bahwa beberapa individu tidak bisa meminum obat dengan air putih dikarenakan tidak tertutupinya rasa yang pahit dari obat tersebut. Oleh karenanya beberapa individu mengatasinya dengan mencoba meminum obat tersebut dengan menggunakan susu. Atau pada anak-anak, biasanya seorang ibu memberikan obat kepada anaknya dengan cara dicampur ke dalam susu si anak. Hal ini mungkin akan memberikan kenyamanan kepada pasien karena tertutupnya rasa pahit atau tidak enak dari obat tersebut, namun kita juga perlu memperhatikan pengaruh susu tersebut terhadap obat yang dikonsumsi.
Susu tersusun atas materi yang cukup kompleks, yaitu mempunyai kandungan kalsium magnesium, besi, dan aluminium yang tinggi. Dan bila diminum bersama Tetrasiklin, maka akan membentuk “Chelate” sehingga tetrasiklin ini sulit diabsorbsi oleh tubuh. Susu juga mengandung protein dan lemak, sehingga tetrasiklin tidak boleh diminum bersama dengan susu karena dapat menurunkan absorpsi. Maka tentu saja khasiatnya kurang maksimal. Dan bukan tidak mungkin akan timbul suatu resistensi mikroba gara-gara minum tetrasiklin yang diminum bersama susu.

Aloysia Yossy Kurniawaty 078114072
Ratna Mustika Cahyaningrum 078114075
Fransisca Kurnianingsih 078114084
Fransiska Dewi Sri Mulyani 078114086

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s