Disfungsi Ereksi!!….Jangan Takut! ….Ada Solusinya…….

tadalafil

Tadalafil…Solusi untuk Disfungsi Ereksi…

Tadalafil digunakan untuk treatmen problem disfungsi ereksi pada pria dengan mekanisme kerja memblok enzim phosphodiesterase-PDE5. Dengan adanya stimulus rangsangan seksual, tadalafil akan mambantu aliran darah menuju penis, sehingga terjadi ereksi dan mempertahankannya. Obat ini tidak diindikasikan untuk digunakan oleh wanita. Penggunaannya dengan cara diminum setidaknya 30 menit sebelum berhubungan seksual; sesudah atau sebelum makan. Penggunaan obat ini lebih dari satu dalam sehari tidak dianjurkan.
Mekanisme Kerja Tadalafil
Tadalafil merupakan obat yang berkerja sebagai phosphodiesterase inhibitor. Dengan adanya stimulus seksual, NO2 dilepaskan oleh neuron atau sel-sel endotel pada jaringan penis, dengan demikian meningkatkan aktifitas guanilate siklase, enzim yang bertanggungjawab dalam konversi guanilate triphosphat menjadi cGMP. cGMP merupakan secondary messenger vasodilator yang menambah aliran arterial menuju corpora cavernosa dan menambah pengisian darah pada sinus cavernosa. Katabolisme dari cGMP dimediasi oleh phosphodiesterase.
Inhibitor phosphodiesterase isoenzim tipe 5 beraksi dengan mengurangi katabolisme dari cGMP. Phosphodiesterase isoenzim tipe 5 juga ditemukan dalam jaringan peripheral vascular, otot halus trakeal, dan platelet. Sehingga penghambatan atau inhibisi phosphodiesterase pada jaringan non-genital tersebut dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan.

how cialis work

Profil farmakokinetik
Tadalafil membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk mencapai kadar puncak dalam plasma. Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mencapai onset (waktu mulai bereaksi) adalah 2 jam. Perpanjangan durasi yang ditimbulkan tadalafil bisa mencapai 36 jam, dan absorbsinya tidak dipengaruhi oleh adanya makanan pada lambung. Tadalafil dimetabolisme di hepar dengan bantuan isoenzim sitokrom P450 3A4 dan juga enzim hepatik lainnya. Tadalafil dan metabolitnya diekskresikan terutama lewat feses, dan sebagian lewat urin. Presentase dosis yang diekskresikan lewat feses adalah sebesar 61%, sedangkan yang diekskresikan lewat urin 36%. Dosis harian yang dapat digunakan adalah 5-20 mg.
Efek samping
Selain memiliki efek yang poten dari tadalafil ini, ternyata tadalafil juga memiliki efek samping. Efek samping tersebut yaitu sakit kepala, sakit perut, nyeri punggung, nyeri otot, muka memerah, nyeri di kaki atau tangan, pusing, gangguan pada penglihatan. Aktivitas seksual memiliki keterkaitan dengan jantung. Oleh sebab iitu pasien yanng memiliki problem dengan jantung disarankan untuk berkonsultasi dengan farmasis atau dokter. Ketika terjadi sakit atau terjadi peranjangan waktu ereksi (lebih dari 4 jam), maka hentikan pemakaian dan lakukan pemeriksaan pada tenaga kesehatan. Alergi yang serius dapat terjadi pada penggunaan obat ini, gejala alergi seperti ruam, pusing, masalah dalam pernafasan, gatal, dan embengkakan yang tidak wajar. Maka segera hubungi farmasis atau dokter.

(by: Cosmas 07-050, Bimo Tiar 07-056, Ari Widya 07-061, Andreas Arry M 07-068)

Pustaka

Anonim, 2009, http://www.medicinenet.com/tadalafil-oral/article.htm

Dipiro, J.T., 2008, Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach, ed. 7,1369-1383, McGraw Hill Medical, New  York


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s