WHAT DO YOU KNOW ABOUT GANJA???

Serevino L.Ambuk      (078114001)

Anita Ruth Dewiana   (078114015)

Maria Elfina Silvia      (078114018)

Benny Nugroho          (078114027)

I Gede Andrie W.       (078114042)

WHAT DO YOU KNOW ABOUT GANJA???

Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya yaitu tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak. Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan. Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Dengan syarat varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali. Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan. Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.

Dampak yang Terjadi pada Pemakai Ganja?

Gambar Kondisi Tubuh Akibat Ganja

Menurut situs pengetahuan Narkotika, HIV, AIDS, dan Pendidikan Seks, ganja dapat menimbulkan efek samping yang berbeda bagi penggunanya. Efek yang paling umum dari ganja adalah perasaan teler atau melayang. Efek-efek lain termasuk paranoia, muntah-muntah, kehilangan koordinasi, kebingungan, nafsu makan meningkat, mata merah, dan halusinasi. Sedangkan efek jangka panjangnya, ganja dapat mengakibatkan risiko tinggi bronkitis, kanker paru-paru, serta penyakit pernapasan (sebab ganja mengandung tar dua kali lebih banyak dari rokok), kerusakan sistem kekebalan tubuh, kerusakan memori jangka pendek, daya pikir logika, dan koordinasi berat badan, serta gejala gangguan kejiwaan yang berat. Ganja juga dapat menyebabkan penggunanya menjadi ketergantungan dan kecanduan.

Gangguan lainnya adalah gangguan persepsi (sepuluh menit dirasakan seperti satu jam, jarak 10 meter dipersepsikan sebagai jarak 100 meter, dapat terjadi kecelakaan bila membawa kendaraan , Sindroma amotivasional, menurunnya kemampuan membaca, berbicara dan berhitung, perhatian terhadap sekitar berkurang sampai tidak bereaksi dipanggil, kurang semangat bersaing.

Apakah ganja mempunyai manfaat yang positif??

Ganja, ternyata memiliki banyak manfaat yang dapat diambil. Selama ini, ganja hanya dikenal karena penyalahgunaannya (abuse) yaitu dengan menghisap daun ganja kering saja. Padahal, ganja memiliki banyak kegunaan mulai dari akar, pohon, dahan, ranting hingga daun yang dapat diolah menjadi tas, souvenir, obat dan aneka fungsi lain.

Ganja memiliki potensi medis dalam pengobatan. Selain untuk meringankan rasa sakit, obat-obatan dari ganja juga digunakan untuk menambah nafsu makan bagi penderita anorexia, dan untuk melawan efek samping kemoterapi pada penderita kanker. Namun penggunaannya HARUS dengan pengawasan dokter dan apoteker

Di dalam tanaman ganja, terdapat suatu zat yang disebut Tetrahydrocannabinol (THC). THC ini merupakan salah satu zat yang dapat menghilangkan rasa sakit, misalnya pada  penderita glukoma. THC memiliki efek analgesik, namun walaupun digunakan dengan dosis rendah tetap akan menimbulkan risiko besar untuk kecanduan. Senyawa bernama delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) ini melawan penyakit pembuluh darah atherosclerosis pada tikus. Atherosclerosis muncul bila adanya masalah pada pembuluh darah – misalnya akibat nikotin pada rokok – menyebabkan munculnya reaksi kekebalan dari tubuh yang memicu penimbunan lemak di pembuluh arteri. Namun ganja selama ini lekat dengan nilai negatif karena cenderung menimbulkan kecanduan.

Lalu apa saja sih efek negatifnya (selain dampak negatif yang sudah diulas diatas lho) kalau memakai ganja???

Efek ganja yang terberat adalah di otak. Kerusakan otak yang terjadi merupakan kerusakan yang irreversible atau tak dapat diubah. Efek ganja di otak tergantung dari lama, jumlah dan cara pemakaian. Efek yang terjadi ialah euforia, rasa santai, mengantuk dan berkurangnya interaksi sosial. Pada kasus-kasus keracunan (pemakaian dalam jumlah sangat banyak) dapat muncul perasaan curiga yang berlebihan (paranoid), halusinasi visual. Sepanjang pengetahuan kami, sampai saat ini belum ada teknik transplantasi untuk menggantikan bagian-bagian otak yang telah rusak. Karena sifatnya sebagai halusinogen dan dapat menimbulkan euforia, efek negatif ganja adalah membuat orang menjadi malas. Efek paling buruk dari ganja karena menjadikan reaksi pemakai lebih lambat, dan peganja cenderung kurang waspada.

Pemakai ganja mudah kehilangan konsentrasi,denyut nadi cenderung meningkat, keseimbangan dan koordinasi tubuh menjadi buruk, ketakutan, mudah panik, depresi, kebingungan dan berhalusinasi. Dampak fisik lain, dalam paru, ganja membuat banyak dampak pada kesehatan seperti asap tembakau-batuk harian, dahak, bronkitis dan kerentanan yang lebih tinggi terhadap selesma dahak. Pemakaian ganja jangka panjang merusak paru. Karena penghisap ganja menghirup dan menahan asap dalam-dalam di paru-paru, tampaknya mereka terpejan pada tingkat karbon monoksida tiga sampai lima kali lebih tinggi daripada penghisap tembakau. Ganja meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Bila wanita hamil menggunakan ganja akan meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah dan lebih rentan terhadap penyakit akan terganggunya kekebalan tubuh si bayi. THC akan tersekresi lewat ASI sehingga bayi yang menyusu akan bermasalah pada perilaku yang hiperaktif atau cenderung ke arah negatif. Karena dampak negatif yaitu berpotensi menimbulkan kecanduan yang tinggi maka ganja dimasukkan ke dalam narkotika golongan I.

SAY NO TO GANJA!!

Daftar Pustaka

Anonim, 2006, THC in Plants – Testing for Marijuana Grow Ops,

http://www.actlabs.com/page.aspx?menu=65&app=250&cat1=644&tp=2&lk=no, diakses pada tanggal 27 Agustus 2010

Anonim, 2008, Ganja dan Gangguan Jiwa, http://www.pewarta-indonesia.com/nspirasi/Serba-Serbi/ganja-dan-gangguan-jiwa.html, diakses pada tanggal 27 Agustus 2010

Anonim, 2008, 3 Mitos Utama Ganja!!!!, http://www.polres-inhil.web.id/index.php?option=com_content&view=article&id=106%3A3-mitos-utama-ganja-&catid=38%3Apolres&Itemid=50, diakses pada tanggal 27 Agustus 2010

Anonim, 2009, Dampak Sosial  Pengguna Ganja, http://www.infosihat.gov.my/penyakit/Mental/Ganja.pdf, diakses pada tanggal 27 Agustus 2010

Anonim, 2009, Narkoba, http://umic.staff.umm.ac.id/files/2010/01/narkoba.pdf, diakses pada tanggal 27 Agustus 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s