Say no to Heroin, say Yes to Life…

Lydia Valentina Guru           07 8114 087

Maretta Putri Ardenari        07 8114 104

Katakan tidak untuk Narkoba “ Say No To Drugs and Say no to Heroin”. Semakin gencar kampanye anti Narkoba dilakukan, semakin banyak dan marak pula peredaran gelap Narkoba, korbannya pun tidak memandang status sosial, mulai dari kalangan bawah sampai atas, dari mulai artis, aparat pemerintah, aparat penegak hukum, bahkan masyarakat yang tinggal di pelosok pedesaan telah ada yang menjadi korban keganasan Narkoba.

Rasa penasaran dan keingintahuan seseorang mengenai Narkoba, merupakan salah satu pemicu yang kuat untuk seseorang mulai “mencoba-coba” barang terlarang itu…Apakah kalian juga penasaran akibat yang ditimbulkan jika seseorang memakai barang tersebut (NARKOBA)???…kalau penasaran…mari kita kupas salah satu jenis obat yang katanya membuat orang-orang bisa lupa akan segalanya…”Heroin

Struktur Heroin

 

 

Heroin??apa ya…

Heroine adalah produk turunan dari Mophine yang juga diperoleh dari opium atau candu  ( papaver somniferum ) yang dapat menimbulkan ketergantungan/ kecanduan yang berlipat ganda dibandingkan dengan morfin. Pada kadar yang lebih rendah dikenal dengan sebutan putauw. Heroin didapatkan dari  pengeringan ampas bunga opium yang mempunyai kandungan morfin dan kodein.

Heroin (diasetilmorfin) termasuk golongan opioid agonis dan merupakan derivat morfin yang terbuat dari morfin yang mengalami asetilasin pada gugus hidroksil pada ikatan C3 dan C6. Jenis-jenis heroin yang beredar adalah bubuk putih, bubuk coklat dan black tar.

Penggunaan Heroin??

Kebanyakan para pecandu Heroin memakainya dengan cara menyuntik heroin ke otot, kulit / sub kutan atau pembuluh vena. Tetapi ada kerugian yang ditimbulkan dari injeksi ini, misalnya: dapat menyebabkan septikemi dan infeksi lain, dapat menyebabkan hepatitis atau HIV, Injeksi berulang dapat merusak vena, menyebabkan trombosis dan  abses 

Cara lain yang biasa dilakukan selain injeksi adalah dihirup dan dihisap melalui pipa atau sebagai lintingan rokok

Dampak langsung dari heroin??

Efek awal penggunaan heroin yang bersifat rapid (cepat), dimana seseorang merasa euforia (perasaan nyaman) yang sangat intensif atau disebut sebagai “rush” atau “flash”, terutama dialami bila mereka melakukan penyuntikan heroin. Situasi ini dipercaya sebagai suatu penguat bagi seorang pengguna heroin untuk tetap melakukan penyuntikan sekalipun mereka mengetahui resiko-resiko yang ditimbulkannya.

Beberapa penderita ketergantungan heroin menggunakan heroin setiap empat jam sekali. Dengan intensitas penggunaan yang sedimikian tinggi, hampir semua ketergantungan menghabiskan waktunya untuk memenuhi kebutuhannya akan heroin. Konsekuensinya, perhatian mereka terhadap kesehatan fisik menjadi sangat menurun.

Jangka panjangnya, akan berakibat??

Penggunaan heroin yang berulang dan dalam waktu lama dapat merubah susunan saraf pusat dalam jangka panjang, karena adanya proses adaptasi neurologis. Dampak yang muncul seperti : Pembuluh darah balik (vena) rusak, akibat penggunaan alat suntik yang tidak steril, Tetanus, gangguan-gangguan pada jantung, dada dan tenggorokan, menstruasi tidak teratur dan kemandulan (pada wanita) , impotensi (pada pria), sembelit/mulas kronis.

Dengan pemakaian dosis tinggi, fungsi-fungsi sistem saraf pusat dapat menurun, sampai suatu taraf dimana pemakai dapat terserang koma atau meninggal.

Pengobatannya gimana ya ?? disimak baik-baik ya…

Ada tiga pilihan terapi utama bagi penderita ketergantungan heroin, yaitu terapi rumatan substitusi, program bebas zat rawat inap, program bebas rawat jalan.

a. terapi rumatan substitusi. Terapi yang biasa dipakai adalah program rumatan metadon (PRM). Program ini tidak hanya menawarkan metadon sebagai pengganti heroin tetapi juga memberikan berbagai layanan psikososial. Metadon menunjukkan efektivitas karena kemampuannya mengakomodasi lebih banyak penderita ketergantungan heroin maupun karena kemampuannya mempertahankan penderita ketergantungan heroin lebih lama dalam program. PRM juga dapat merubah perilaku beresiko penderita ketergantungan. Jika dosis stabil telah dicapai, program ini dapat mencegah penderita ketergantungan dari gejala nagih (suges), sehingga dapat mengurangi kecenderungan penggunaan heroin ketika mengikuti program.

b. program bebas zat rawat inap. Program ini mengacu pada program Therapeutic Community (TC). Pendekatan TC menggunakan komunitas program sebagai metode untuk merubah perilaku penderita ketergantungan. Mulai dari organisasi, staf, klien, aktivitas harian didisain untuk memfasilitasi proses pemulihan, proses belajar, dan proses perubahan bagi setiap individu yang terlibat didalam. Tujuannya adalah untuk merubah gaya hidup secara utuh, termasuk abstinensia dari NAPZA, pengembangan kejujuran personal dan keterampilan sosial yang berguna, serta eliminasi sikap antisosial dan perilaku kriminal.

c. program bebas rawat jalan. Abstinensia dari berbagai jenis zat juga merupakan salah satu tujuan utama. Program ini memungkinkan adanya proses detoksifikasi medik dan pemberian medikasi simpotik (termasuk medikasi kedaruratan psikiatrik). Biasanya program ini memiliki tiga tingkatan, yaitu umumnya klien pada awalnya menjalani proses detoksifikasi rawat inap secara singkat, dilanjutkan dengan program rawat jalan secara intensif dan pemberian konseling secara rutin.

So….jangan pernah ada rasa penasaran lagi untuk mencoba barang yang sudah jelas membuat tubuh kita menjadi rusakkk…. tekadkan dan sugestikan dalam diri kita untuk “ Say No to Drugs”

Do not forget this, to get a healthy life

Daftar Pustaka:

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/1979/1/bedah-iskandar%20japardi9.pdf

http://www.ycab.org/ID/facts_drug7.php

http://dinkesbonebolango.org/index2.phpoption=com_content&do_pdf=1&id=213

http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/08817.pdf

http://basabasicom.4.forumer.com/index.php?showtopic=151


 

 








Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s