SHISHA: CANDU ENAK???

By: Novi Kiswanto (098114001), Kusniar S.R (098114002), Hayu Ajeng A. Raras (098114004), Amelia Felicia C.P. (098114005)

Akhir-akhir ini, shisha telah digunakan secara luas oleh berbagai usia dari semua kelas sosial, dan secara sosial lebih diterima oleh wanita daripada rokok. Hal ini diyakini dapat mempererat persaudaraan dan kekeluargaan. Telah dilaporkan lebih dari 100 juta orang di dunia telah merokok shisha setiaphari, karena hal tersebut merupakan al yang umum di Timur Tengah, Turki, India, Pakistan, Bangladesh dan beberapa bagian China (Anonim a, 2011).
Pada akhir tahun 1960an dan awal 1970an, penjualan dan periklanan dari rokok lebih ditargetkan pada wanita dan menghasilkan peningkatan yang tajam dari rokok dikalangan wanita yang berumur 12-17 tahun. Selain itu perempuan merokok dengan tujuan untuk mengurangi berat badan dan mereka mencari hidup glamor serta menganggap dirinya keren. Tetapi, masyarakat muslim mengganggap bahwa wanita merokok merupakan hal yang tidak pantas dan memalukan. Karena para wanita mengganggap bahwa merokok itu keren, maka dibuatlah suatu bentuk rokok yang lebih diterima di kalangan masyarakat yaitu shisha. Kehadiran shisha di café-café kemudian propuler sebagai tempat untuk nongkrong terutama di daerah mediteranian timur dan Negara-negara lain yang juga menggunakan shisha (Anonim a, 2011).

Photobucket

Shisha bukanlah suatu alternatif yang aman sebagai pengganti rokok. Hal tersebut dibuktikan dalam suatu penelitian yang membuktikan di dalam shisha terdapat zat-zat toksik seperti karbonmonoksida, nikotin, nitrogen, tar, asam nitrat, aldehid, formaldehid dan lain-lain. Di Indonesia hookah lebih sering disebut dengan shisha (Anonim b, 2011).

The parts of SHISHA ARE……
Photobucket

• Hookah adalah suatu pipa air yang digunakan untuk menghisap tembakau melalui air dingin. Nikotin dipanaskan di dalam wadah seperti mangkok yang terletak di bagian atas hookah dan asapnya disaring melalui air di bagian bawah hookah. Nama lain hookah antara lain water pipe, goza, hubble-bubble, borry, archile dan narghile.
• Shisha adalah nikotin yang dihisap dalam hookah. Ada variasi rasa dalam shisha seperti apel, plum, kelapa, mangga, strawberry dan lain –lain.
• Vase : water receptacle, biasa terbuat dari kaca atau dapat juga dibuat dari plastic, atau akrilik.
• Hookah hose : terbuat dari plastik atau karet dengan struktur logam yang member bentuk tube, ada yang dapat dicuci dan tidak dapat dicuci
• Bowl Grommet : terbuat dari keramik, clay, atau metal. Ini digunakan sebagai tempat tembakau yang akan dihisap.
• Pipe stem : merupakan tempat hookah hose, menghubungkan dengan bowl, vase and hose. Juga mendinginkan asap.
• Air valve : terdiri dari logam dan ball bearing. Ketika dihisap, air valve untuk pembuangan dari asap. Hal ini berguna pada saat tembakaunya mulai panas dan asapnya terasa terbakar (Anonim f, 2011).

Koq bisa kecanduan??
Photobucket

Nikotin yang dihirup hanya memerlukan tujuh detik untuk mencapai peredaran darah di otak. Di sinilah nikotin mulai berulah. Nikotin dalam otak akan menstimulasi berbagai senyawa kimia neotransmiter dan hormon yang bertanggung jawab terhadap semua efek “penenang” bagi perokok. Acetylcholine dan norepinephrine bertanggung jawab atas kepekaan dan peningkatan konsentrasi, beta-endorphine bertanggung jawab untuk perasaan tenang dan rileks, dan dopamine yang bertanggung jawab untuk perasaan senang dan gembira. Senyawa ini akan terus-menerus dihasilkan selama terdapat nikotin di dalam peredaran darah otak (Anonim c, 2011).
Zat adiktif dapat “memaksa” tubuh untuk mengonsumsinya secara terus-menerus sehingga dapat menimbulkan kecanduan. Selain itu, nikotin juga dapat menimbulkan kecanduan karena dapat menstimulasi dopamine secara berlebih akan membuat tubuh terbiasa dengan keadaan tersebut sehingga bila pada saat orang berhenti merokok dan konsumsi nikotin dihentikan, tubuh akan berontak. Dalam hal ini, dopamine sebagai senyawa yang mempengaruhi perasaan senang akan turun konsentrasinya membuat perasaan atau mood orang tersebut jatuh. Ini akan menimbulkan keresahan dan ketidak tenangan perokok dan merupakan tantangan terbesar bagi orang yang ingin berhenti merokok (Anonim c, 2011).

BAHAYAnya…Photobucket
Kadar monoksida yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan otak dan hilangnya kesadaran. Menurut tim peneliti, memang agak sulit mengetahui jumlah CO yang dihasilkan dari sebatang rokok karena perbedaan inhalasi dari tiap individu. Meski begitu, kadar CO dari nafas yang dihembuskan orang yang bukan perokok secara normal kira- kira 3 ppm (persejuta bagian dari udara), pada perokok ringan kira–kira 10-20 ppm dan 30-40 ppm pada perokok berat. Penelitian menunjukkan,penghisap shisha memiliki 40-70 ppm CO dalam nafasnya. Jumlah itu berpengaruh pada gangguan sirkulasi darah sekitar 8-12% “Kami menemukan bahwa satu sesi menghisap shisha yang menggunakan 10 mg buat tembakau selama 30 menit, atau sesi paling singkat menghasilkan kadar karbonmonoksida 4 atau 5 kali lebih tinggi daripada merokok”, kata Dr Hillary Wareing, Direktur The Tobacco Control Collabolaring Centre (Anonim c, 2011).

Penggunaan shisha yang bergantian dapat menyebabkan penyakit menular karena pemakaian yang bergantian antara lain:
• Tuberkolusis (dapat menginfeksi paru-paru atau bagian lain dari tubuh).
• Asperrgilus (jamur yang dapat menyebabkan infeksi paru-paru serius).
• Helicobacter (infeksi pada perut) (Anonim d, 2011).
Sedangkan resiko kesehatan penggunaan shisha yang dapat ditimbulkan dalam jangka pendek adalah penyakit pernafasan akut, ketergantungan, dan gangguan pada paru-paru. Resiko kesehatan yang lebih bahaya dalam penggunaan jangka panjang antara lain resiko kanker termasuk kanker paru-paru dan penyakit kronis lainnya seperti penyakit kardiovaskuler, dan pernafasan. Apabila shisha digunakan selama kehamilan dapat menurunkan berat badan janin (Anonim d, 2011).

MITOS ATAU FAKTA?!?!?!?!? Photobucket

1. Shisha lebih aman daripada merokok biasa
Shisha lebih aman daripada merokok biasa karena asap shisha ini disaring melalui air sebelum dihirup. Tetapi penelitian baru telah menemukan bahwa perokok shisha lebih banyak menghirup nikotin daripada perokok biasa karena volume yang dihirup dalam shisha lebih besar. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terakhir, penggunaan shisha selama satu jam sama dengan menghisap 100-200 kali volume dari satu batang rokok biasa.
2. Shisha tidak dapat dikatakan lebih sehat daripada merokok biasa karena asap yang dihasilkan shisha dan rokok biasa sama-sama berbahaya dimana asap shisha dihasilkan dari pemanasan tembakau di dalam suatu wadah yang dibakar dengan menggunakan arang. Sedangkan asap rokok biasa berasal dari pembakaran tembakau. Produk akhir adalah sama-sama asap yang bersifat karsinogen.
3. Menghirup asap shisha tidak membakar paru-paru sehingga sehat.
Asap shisha memang tidak membakar shisha ketika dihirup karena didinginkan melalui air yang berada di dasar hookah. Meskipun asapnya telah didinginkan, tetapi masih mengandung zat-zat yang bersifat karsinogen dan asap ini menyebabkan tidak sehat.
4. Shisha tidak menimbulkan sifat adiktif seperti pada rokok biasa
Pernyataan di atas salah karena shisha maupun rokok biasa sama-sama mengandung nikotin (Anonim e, 2011).

PUSTAKA

Anonim, a, 2011, http://www.emro.who.int/tfi/pdf/shisha.pdf, diakses pada tanggal 18 September 2011
Anonim b, 2011, http://www.muslimatters.org/wp-content/uploads/2008/03/hookah-smoking-haram.pdf, diakses pada tanggal 15 September 2011
Anonim c, 2011, http://duniavetiim.blogspot.com/2011/01/nikotin-dibalik-semua-alasan-orang.html, diakses pada tanggal 22 September 2011
Anonim d, 2011, http://www.biomedcentral.com/content/pdf/1471-2458-11-315.pdf, diakses pada tanggal 20 September 2011
Anonim e, 2011, http://www.tobaccofreeu.org/pdf/Hookah.pdf, diakses pada tanggal 20 September 2011
Anonim, f, 2011, Hookah Handbook, version 1, http://hobohookah.com/images_templ/hookah-mastery-guides/hookah handbook.pdf , diakses pada tanggal 18 September 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s