COCAINE.,the “happy dust” that make you die

Gambar

gambar diambil dari http://healthylifecarenews.com

Sebagian dari kita pasti sudah tidak asing dengan istilah Kokain atau cocaine. Benda ini sudah sering disebut-sebut di film action (film luar negri terutama karena film indonesia masih berkutat dengan elang-elangnya).  Sebenernya apa sih kokain itu???

Gambar

gambar diambil dari: footage.shutterstock.com

Secara ilmiah kokain merupakan zat adiktif yang memiliki efek stimultan dengan menstimulasi sistem saraf pusat. Kokain merupakan ekstrak murni dari Erythroxylum coca bush. Tanaman ini biasanya tumbuh di Amerika Selatan tepatnya daerah  Andes, daerah lain yang bisa ditumbuhi tanaman ini adalah Chili, Kolombia, India,  dan bahkan Indonesia. Senyawa ini  memiliki  dua bentuk yaitu bentuk asam (kalsium hidroklorida) dan bentuk basa(free base). Kokain asam berupa kristal putih dengan rasa sedikit pahit dan lebih mudah larut jika dibandingkan dengan bentuk free base yang cenderung tidak berbau dan berasa pahit. Bagaimana kokain bisa punya bentuk yang berbeda-beda? hal ini ternyata berkaitan dengan proses manufacturingnya. Berikut adalah manufacturing kokain:

Fase I: ekstraksi daun coca menjadi crude pasta

Fase II : crude coca pasta ini kemudian dimurnikan. Hasil pemurnian ini disebut sebagai koka basa (freebase cocaine/crack cocaine)

Fase III: koka basa dikonvert menjadi kokain hidroklorid. Coca ini yang kemudian dikenal sebagai kokain hidroklorid/crystal powdered cocaine.

Setelah berkutat dengan hal ilmiah terkait seluk beluk kokain sudah tahukah anda dengan nama pasaran atau nama gaul dari kokain itu sendiri?? kokain sering disebut sebagai koka, coke, happy dust, snow, charlie, srepet, salju, putih, special K, Ball, bernice, blow, charlie, flake, nose candy, paradise, sneeze, sniff, toot, white.

Kokain itu bermanfaat ngga siiiihh???? Cari tau manfaatnya yuuuuk…..!!!

Di dunia medis, kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal khususnya pada kasus pembedahan mata, hidung dan tenggorokan. Hal ini dikarenakan kokain memiliki efek vasokostriksi yang dapat membantu proses pembedahan. Kokain juga dapat digunakan sebagai antidot pada kasus ketergantungan morfin. Baru-baru ini kokain juga digunakan sebagai pengobatan topikal yang diterapkan pada penderita sakit kepala menahun yang parah.

Penyalahgunaan kokain…..

Efek stimultan yang dihasilkan oleh senyawa ini memicu individu-individu tidak bertanggung jawab untuk menyalahgunakannya. Efek stimultan yang bisa dirasakan oleh pengguna kokain antara lain terjadi peningkatan rasa percaya diri, kemampuan berbicara yang lebih, keberanian dalam bersosialisasi, meningkatnya fokus dan kewaspadaan pengguna, peningkatan sexual excitement. Selain efek stimultan tersebut efek lain yang diperoleh antara lain penurunan nafsu makan sehingga sering disalahgunakan dalam program-program penurunan berat badan.

Pada kasus penyalahgunaan, kokain biasanya digunakan dengan cara:

  1. Injeksi iv. Pada kasus ini kokain yang biasa digunakan adalah kokain hidroklorid. Jalur pemakaian secara iv bisa menjadi perantara penyebaran HIV AIDS jika terjadi sharing jarum suntik.
  2. Menghirup melalui lubang hidung (snorting)kokain yaitu membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus di atas permukaan kaca dan benda yang mempunyai permukaan datar. Kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot atau gulungan kertas.
  3. Dibakar bersama tembakau yang sering disebut cocopuff.
  4. Diabsorpsi melalui mukosa

Kokain juga sering digunakan bersama dengan narkoba jenis lain, seperti obat penenang, amfetamin, marijuana, dan heroin. Penggunaaan secara kombinasi semakin memperbesar bahaya kokain.

Bahaya kokain…….

Meskipun efek stimultan  yang ditimbulkan terkesan menguntungkan, JANGAN PERNAH BERANI MEMIKIRKAN UNTUK MEMAKAI KOKAIN apalagi MENCOBANYA. Kenapa? Karena kokain dapat menyebabkan KECANDUAN.  Kokain dapat mengakibatkan ketergantungan psikologis yang sangat besar. Narkoba ini merangsang pusat kesenangan dalam otak dan menghasilkan perasaan gembira  luar biasa. Penggunaan secara kompulsif akan berkembang pesat jika zat ini dirokok daripada dihirup. Toleransi terhadap kokain meningkat dengan sangat cepat, dalam waktu singkat  pecandu akan gagal meraih kesenangan yang sama, dengan dosis yang sama seperti saat memakai kokain sebelumnya. Itulah sebabnya pada penggunaan selanjutnya dibutuhkan dosis yang lebih besar.

Kokain menyebabkan “high” yang sangat kuat dan singkat dan kemudian langsung diikuti dengan kebalikannya yaitu depresi berat, resah, dan ketagihan. Tidak peduli seberapa banyak atau seringnya dikonsumsi kokain akan meningkatkan kemungkinan penggunanya mengalami serangan jantung, stroke, gagal pernafasan dan masing-masing itu dapat mengakibatkan kematian mendadak.

Kokain menimbulkan efek yang sangat besar karena bekerja langsung pada otak. Namun karena kokain didstribusikan melalui darah maka efek yang ditimbulkan bisa mempengaruhi seluruh tubuh. Hal inilah yang terjadi pada organ vital pada pengguna kokain jangka panjang:

  1. Jantung

Kokain akan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah saat terjadi suply darah ke jantung. Hal ini dikarenakan pembuluh mengalami konstriksi sehingga jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa darah. Hal ini juga memicu terjadinya serangan jantung, bahkan pada orang yang tidak berpenyakit jantung. Kokain juga dapat menyebabkan terjadinya aritmia.

1. Otak

Kokain dapat menyempitkan pembuluh darah di otak sehingga menyebabkan stroke. Hal ini juga bisa terjadi pada orang usia muda tanpa risiko stroke. Kokain juga bisa menyebabkan seizure dan memicu pengguna berperilaku aneh dan melakukan tindakan kekerasan.

2. Paru dan sistem pernafasan

Menghirup kokain berisiko luka pada sekitar lubang hidung bagian dalam, menyebabkan sinusitis. Penggunaan reguler dapat menyebabkan perforasi hidung. Menghirup asap kokain(crack cocaine) dapat menyebabkan iritasi paru dan pada beberapa orang menyebabkan kerusakan paru permanen.

3. Saluran cerna

Kokain dapat menyempitkan pembuluh darah yang mensuplai darah usus. Usus kekurangan oksigen sehingga menyebabkan ulcer bahkan dapat menimbulkan perforasi lambung atau usus.

4.  Ginjal

Kokakin dapat menyebabkan gagal ginjal secara tiba-tiba melalui proses yang disebut rhabdomyolisis. Pada orang hipertensi, penggunaan kokain reguler dapan meningkatkan risiko kerusakan ginjal jangka panjang yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

5. Fungsi seksual

Penggunaan kokain secara kronis dapat mempengaruhi fungsi seksual pada pria ataupun wanita. Pada pria akan menyebabkan ejakulasi tertunda. Pada wanita akan menyebabkan penurunan hasrat seksual.

Efek jangka pendek yang dirasakan antara lain : kehilangan nafsu makan, peningkatan detak jantung, tekanan darah dan suhu tubuh, mengkerutnya saluran darah perifer, dilatasi pupil, gangguan pola tidur, peningkatan helaan nafas, mual-mual, mudah sekali dirangsang, kelakuan yang aneh tak menentu dan terkadang brutal. Halusinasi seakan ada serangga yang bergerak-gerak di bawah kulit, perasaan gembira yang berlebihan, paranoid, katgihan hebat, depresi, panic dan gangguan kejiwaan. Over dosis berakibat kejang, serangan jantung dan kematian.

Gambar

gambar diambil dari: http://www.sharonworsley.com

Fakta lain tentang kokain:

  1. Harga kokain relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan narkotika jenis lainnya, namun untuk menarik minat pembeli biasanya kokain dijual dengan harga yang relative murah, seiring dengan korban yang ketagihan maka harganya akan semakin meningkat
  2. Bentuk murni kokain dikenal dengan sebutan crack yang dijual untuk penggunaan tunggal dan dirokok.
  3. Ada beberapa artis lokal maupun internasional  yang dipenjara bahkan meninggal akibat penyalahgunaan kokain (demi kemanusiaan list artis ga kami cantumin yaa….kalo penasaran cari sendiri deh :p).
  4. Kokain merupakan salah satu narkoba paling berbahaya yang diketahui manusia, seseorang yang mulai menggunakan narkoba ini akan sulit lepas dari ketergantungan fisik maupun mental.
  5. Anak-anak adalah korban tidak bersalah dari kokain. Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang menggunakan kokain saat hamil biasanya akan menderita beragam masalah fisik seperti kelahiran premature, berat badan kurang, pertumbuhan terhambat, cacat lahir, kerusakan otak dan sisitem saraf. Bayi yang dilahirkan dengan berat badan kurang tersebut memiliki kemungkinan 20 kali lebih besar  meninggal di bulan-bulan pertama daripada bayi normal dan cenderung menderita cacat seumur hidup seperti cacat mental dan kerusakan otak.

Jadi ya… saran kami sih gak usah deh coba-coba pake kokain, selain harganya mahal.. (yaiyalah mahal… hehe…) kokain juga menimbulkan bahaya kecanduan dan bahaya-bahaya yang lain bagi tubuh kita.. seperti judul artikel kami ini “this happy dust absolutely can make you die.. how awful.. “ (bergidik… hehe) so be smart ya guys because “your life is depend of your choices”🙂

-salam dari kami-

penyusun :

Utik (08-069), Prima (08-072), Arum (08-074), Ledy (08-076)

 

Sumber:

www.cocaineabuse.us/effect.html

www.cocaine.org

www.nhtsa.gov/people/injury/research/job185drugs/cocaine.htm

www.saps.gov.za/drugs/coke.html

www.webmd.com/mental-health/cocaine-use-and-its-effects

www.drugworld.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s