Aside

AYAHUASCA

by Bernadetta Arum Wijayanti (098114007), Jenny Marina (098114016), Ina Juni Natasia (098114023), and Kristina Nety Indriati (098114034).

Ayahuasca……apaan tuh???

Ayahuasca merupakan minuman kombinasi dari dua tamanan yaitu pohon anggur Banisteriopsis caapi dan Psychotria viridis. Banisteriopsis caapi merupakan pohon anggur tropis yang mengandung alkaloid. Tanaman ini memiliki sejarah yang panjang di Amerika Selatan. Pada jaman dahulu, masyarakat pedalaman Amazon memiliki tradisi meminum ramuan Ayahuasca atau yang lebih dikenal dengan ramuan Yajee. Setelah meminum ramuan tersebut, sang dukun pemimpin upacara dapat merasakan rohnya terlepas dari tubuhnya, mampu melihat dan berkomunikasi dengan dewa, arwah leluhur mereka, roh binatang bahkan manusia prasejarah. Ritual ini bertujuan untuk menjawab teka-teki dalam kehidupan mereka, misalnya untuk mengetahui obat suatu penyakit yang aneh, menemukan barang yang hilang, menentukan titik perburuan, meramalkan nasib seseorang, bahkan menemukan jalan keluar dari masalah yang dihadapi masyarakat.

Suku Indian ( masyarakat Amazon)

           

Apakah dukun pemimpin upacara dalam ritual tersebut benar-benar memiliki kekuatan ‘magic’ dan dapat berkomunikasi dengan dengan roh halus???

Banisteriopsis caapi mengandung β-carboline seperti harmine, harmaline, dan tertrahydroharmine yang dapat menghasilkan efek halusinogen jika digunakan bersama dengan N,N-dimetyltryptamine (DMT). DMT terkandung dalam Psychotria viridis. Selain itu DMT juga ditemukan pada manusia dalam jumlah kecil sebagai neurotransmiter.

N,N-Dimethyltryptamine

Harmine

HarmalineDMT memiliki efek halusinogen yang ampuh pada sistem saraf pusat terutama pada reseptor 5-HT2A dan 5-HT2C yang merupakan reseptor untuk serotonin, sedangkan harmine dan harmaline bekerja pada monoaminooksidase (MAO). Selanjutnya tertrahydroharmine bertindak untuk melemahkan re-uptake serotonin dan MAO inhibitor sehingga jumlah serotonin tetap banyak. Nah, serotonin inilah yang menimbulkan halusianasi.

Dalam beberapa kultur, DMT merupakan senyawa psychedelic alami. Semakin besar dosis yang digunakan, semakin besar pula efek halusinasi yang dihasilkan sehingga dapat membuat terbenam dalam hayalan yang mendalam dan kehilangan koneksi terhadap realita.  Kata psychedelic (bahasa Yunani) berasal dari kata Psyche yang berarti jiwa dan delos yang berarti manifestasi. Sedangkan obat psychedelic adalah obat yang mengandung psikoaktif yang fungsi utamanya membentuk cara berfikir dan persepsi dalam pikiran. Efek obat psychedelic sering disamakan dengan kondisi tidak sadar, meditasi atau mimpi. Sedangkan halusinasi merupakan pengalaman psychedelic.

So……….

Dengan mengetahui karakteristik senyawa yang terkandung dalam ramuan tersebut, dapat diketahui bahwa fenomena pelepasan roh pemimpin upacara untuk berkomunikasi dengan roh leluhur bukan dikarenakan kekuatan magic yang dimilikinya melainkan efek hallucinogenic yang ditimbulkan oleh kombinasi senyawa DMT dan β-carboline dari ramuan Ayahuasca.

Sumber:

Duenas, M. S., Pelaez, F. C., Ramos, J. R. S, 2001, The Scientific Review of Alternative Medicine : Effects of B. caapi Extract on Parkinson’s Disease, pp 129-130

Riba, J., 2003, Tesis : Human Pharmacology of Ayahuasca, University Autonoma de Barcelona Press, Barcelona, pp. 46-53

Wizard, M. G., Minigh, J., Webb, D. 2007, Amercian Botanical Council: Banisteriopsis caapi Alkaloid Profile

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s